Beranda > Agama > Idul Adha Dalam Perspektif

Idul Adha Dalam Perspektif

bulanIdul Adha merupakan salah satu hari besar agama Islam yang dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pada hari tersebut, umat Islam disunahkan untuk melaksanakan shalat Ied dua rakaat dan melakukan pemotongan hewan kurban, seperti unta, sapi, dan kambing.

Di samping itu, umat Islam juga disunahkan untuk menunaikan puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Dalam perspektif penanggalan, Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 (dua belas) yang sekaligus bulan terakhir dalam penanggalan Hijriah. Penanggalan Hijriah merupakan sistem penanggalan yang didasarkan pada siklus pergerakan Bulan mengelilingi Bumi.

Bulan rata-rata memerlukan 29,53 hari menempuh siklus sinodisnya. Siklus sinodis adalah dasar perhitungan bulan dalam penanggalan yang didasarkan pada penampakan bulan seperti kalender Hijriah dan kalender Cina. Inilah yang mendasari jumlah hari dalam sebulan terdiri dari 29-30 hari.

Awal bulan Hijriah

Salah satu hal yang membedakan penanggalan Hijriah dengan kalender lainnya adalah peraturan yang digunakan. Peraturan penanggalan hijriah disandarkan pada Al Qur’an dan Hadis yang sekaligus sebagai sumber hukum dalam agama Islam.

Beberapa aturan dasar penanggalan Hijriah adalah (1) Satu tahun terdiri dari 12 bulan. Hal ini didasarkan firman Allah (QS. 9:36) yang artinya, “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.”

(2) Awal bulan ditandai dengan hilal. Hal ini didasarkan pada firman Allah (QS. 2:189) yang artinya, “Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji”, dan beberapa Hadis Nabi yang berkaitan dengan puasa di antaranya, “Berpuasalah kamu karena melihat hilal, dan berbukalah (mengakhiri puasa) kamu karena melihat hilal. Jika terhalang olehmu, maka genapkanlah (istikmal menjadi 30 hari)”.

Berdasarkan Al Quran dan Hadis Nabi tersebut, para ulama sepakat bahwa penanggalan Hijriah merupakan sistem penanggalan yang didasarkan pada pergerakan Bulan dalam mengelilingi Bumi (Lunar Calendar) dan awal bulan ditandai dengan hilal.

Dibandingkan dengan konsep penanggalan Masehi dan penanggalan Cina, penanggalan Hijriah mempunyai konsep yang paling sederhana.

Penanggalan Hijriah yang didasarkan pada astronomical phenomena tidak mengenal istilah tahun kabisat dan satu tahun terdiri dari 12 bulan yang tidak bergantung pada posisi matahari.

Namun, dalam praktiknya, penanggalan Hijriah-hingga kini-belum mempunyai peraturan baku yang dipergunakan secara internasional. Faktor utama yang menjadi kendala adalah muatan Fiqh yang terdapat dalam penanggalan Hijriah, di antaranya pengertian hilal.

Apa yang dimaksud dengan hilal?

Jika merujuk pada Hadis Nabi tentang puasa, hilal dapat diterjemahkan sebagai sabit bulan yang pertama kali terlihat dengan mata setelah ijtimak terjadi. Secara astronomi, ijtimak atau konjungsi terjadi jika Matahari dan Bulan berada pada bujur ekliptika yang sama.

Perkembangan ilmu hisab (baca: astronomi) menjadikan pengertian rukyat hilal turut berkembang. Sebagian ulama meyakini bahwa rukyat hilal yang dilakukan pada masa Rasulullah SAW dapat digantikan dengan perhitungan (hisab) posisi hilal.

Perkembangan pengertian tersebut melahirkan kriteria awal bulan yang beragam di antaranya imkan rukyat dan wujudul hilal. Perbedaan kriteria awal bulan inilah yang menyebabkan terjadinya perbedaan dalam melaksanakan ibadah dan merayakan hari besar agama.

Kriteria imkan rukyat mensyaratkan ketinggian tertentu yang memungkinkan hilal untuk dapat dirukyat dengan mata, sedangkan kriteria wujudul hilal hanya mensyaratkan ijtimak dan bulan terbenam setelah matahari semata.

Kaji aspek kalender

Hingga kini, pemerintah belum dapat menyatukan berbagai kriteria awal bulan yang digunakan dalam masyarakat. Berbagai kesepakatan yang ada seringkali tidak ditaati. Begitu juga kajian yang dilakukan umumnya masih berkutat pada permasalahan fiqh, tanpa menyentuh aspek yang mendasari sistem penanggalannya sendiri.

Padahal, pelaksanaan ibadah dalam Islam, seperti shalat dan puasa, sangat terkait dengan fenomena astronomi, khususnya Matahari dan Bulan. Begitu juga dengan sistem penanggalan Hijriah yang didasarkan pada pergerakan Bulan dalam mengelilingi Bumi.

Oleh karena itu, sekiranya permasalahan fiqh dapat dipisahkan terlebih dahulu, maka untuk mengkaji aspek kalendernya bisa menjadi lebih sederhana. Meskipun sangat sulit melepaskan aspek fiqh dari penanggalan Hijriah karena penanggalan Hijriah identik dengan pelaksanaan ibadah yang merupakan bagian dari fiqh.

Kalaupun tidak, pemerintah bersama ormas yang berkepentingan dengan penanggalan Hijriah mencoba bersepakat untuk menyerahkan konsep penanggalan Hijriah tersebut kepada suatu institusi ilmiah yang berkompeten.

Apa pun keputusan dan produk yang dihasilkan oleh institusi ilmiah tersebut harus diikuti. Hal tersebut dilakukan oleh Arab Saudi sehingga, meskipun kriteria yang digunakan sering mendapat “catatan” dari berbagai pihak, kesatuan dalam negeri tetap dapat dijaga.

Hal yang sama diterapkan pada penanggalan Cina yang merupakan lunisolar calendar. Tanggung jawab perhitungan kalender Cina diserahkan kepada Institute Astronomy of Nanjing dan Purple Mountain Observatory di Nanjing. Dengan demikian, pelaksanaan Imlek dapat dilakukan secara serentak seluruh dunia.

Kategori:Agama
  1. Adi
    15 November, 2007 pukul 4:24 pm

    Tulisan diatas mengenai Idul Adha menurut gw lumayan bagus gw berharap ada artikel2 lain yang dimuat, sehingga dapat menambah khasanah bagi yang membacanya.
    sekali lagi tingkatkan terus kemampuan anda untuk hal ini kalau perlu jangan ragu-ragu untuk berdiskusi dengan saya dan saya sangat wellcome….. heheheh..

    Thnks

    Adi

  2. rezakur
    19 November, 2007 pukul 11:05 am

    Oke boss..! Tenang aja, omong-omong mana artikel nya? Bagi-bagi ke saya dong… hehe..

  3. 20 November, 2014 pukul 6:40 pm

    Hi! Your webpage is loading slow in my opinion, this kind of consumed sort of
    a minute or so in order to reload, I really do not know if it is just me or perhaps your
    websites then again google worked fine for me. Around the
    other hand I appreciate you for posting brilliant blog post.
    Most people who visited this website should have discovered
    this informative article literally useful. I personally ought to state that you actually have done excellent
    job with this as well as wish to find out even more brilliant things
    from you. To obtain more knowledge through articles which you write-up, I’ve added
    this web page.

  4. 1 Maret, 2015 pukul 4:32 pm

    Hi I am not sure if it is me or even your web blog but it
    is starting seriously sluggish , it took me for a few minutes in order to load still digg operates absolutely .
    Anyways, Thanks for publishing a remarkably brilliant article.
    I do believe it has been really useful to individual who seem
    to visit here. I am hoping I will be able to find even more incredible things and I also
    really should complement your site simply by telling you
    have carried out wonderful work. To obtain additional knowledge through articles which
    you post, I actually have bookmarked this site.

  5. 1 Oktober, 2015 pukul 8:32 am

    Hey there Facebook works good to me but your web site is starting slowly which actually took about a few minutes to actually
    load up, I don’t know whether or not it’s my personal problem or maybe
    website problem. Nevertheless, Thank you for creating a remarkably excellent article.
    I suppose this has been useful to plenty of people who came
    here. I personally have to state that you have done wonderful work with this and
    hope to find out even more amazing content through you. Soon after
    checking out the blog post, I’ve book marked your web blog.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: